Tragedi Kanjuruhan : Polis Kota Malang bersujud, mohon maaf atas kematian 131 mangsa

Tragedi berdarah yang berlaku di Stadium Kanjuruhan, Malang Indonesia minggu lalu benar-benar memberikan satu tamparan hebat kepada negara Republik itu.

Memetik laporan Kompas, Polis Kota Malang bersujud di lapangan sebagai tanda permohonan maaf di atas kematian 131 orang dalam insiden tersebut.

Ketua Pakar Psikologi Forensik dan Pemerhati Kepolisian, Reza Indragiri Amriel berkata, sikap tersebut seharusnya dipuji selain menjadi bukti wujudnya penyelesan dalam diri mereka terhadap masyarakat.

Sementara itu, Ketua Polis Kota Malang, Komnbes Budi Hermanto pula mengatakan aksi bersimpuh dan bersujud itu dilakukan untuk meminta maaf kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kita berdoa agar saudara-saudari kita, Aremania dan Aremanita korban tragedi Kanjuruhan diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, serta kita bersama-sama memohon ampun kepada Allah agar peristiwa itu tidak terjadi lagi.”

“Kami juga berharap agar situasi kembali kondusif dan persoalan tragedi Kanjuruhan segera selesai.”

Turut baca :’

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*